Selama lima jam saya belajar banyak dari seseorang yang nggak saya kira bisa bicara sejujur dan sejelas itu. Belajar apa?
“FUCK!” Say I.
A bene placito
Mupeng Edition
Ada bekas-bekas gerimis dengan titik air bergayut malu di ujung-ujung daun Angsana
Ada sejuk udara malam berembun mengiringi pergantian tanggal
Ada hangat tawa sahabat di tengah kopi kental dan hot ginger bersusu
Posted in The Sin | 3 Comments »
Just A Dialogue in My Head
Hey, Nduk! Kenapa? Something in your mind?
Errr… I dunno, Han. It seems unfair to You.
What’s so unfair to Me, Nduk? Sini, sini. Cerita.
Posted in The Higher Consciousness | 11 Comments »
Shoutout, Anyone?
Hi there, Soulmates!!!
[Terdampar dinihari di tempat onlen gratisan sambil ngobrol sama salah satu soulmate, menunggu pagi, mengejar ketertinggalan, berbagi mimpi, menghujat ketidakmampuan, mencari titik stabil yang tak pernah tergapai. Damn it! I miss you all!]
Posted in The Human | 4 Comments »
Tits Talk
Konon, Ibu Eva telah menelan buah pengetahuan sampai ke dada, sementara Pak Adam baru sampai tenggorok. Maka pada anak keturunannya mereka mewariskan payudara bagi perempuan dan jakun bagi lelaki.
Posted in The Human | 11 Comments »
Historical Sunday
Apa yang akan kamu lakukan ketika jagoanmu lungkrah kalah dan takut di bawah kakimu? Hari ini saya mengalaminya. Sinting! Meskipun semua rasio coba saya pertentangkan, hasilnya adalah sama:
Bahkan pahlawan pun punya masa terluka.
Posted in The Higher Consciousness | 1 Comment »
Night Life
WARNING!
Posting ini akan disampahi oleh banyak link yang akan terbuka pada jendela berbeda setiap di klik.
Semua orang punya sisi berbeda-beda. Kadang disebut topeng atau kepribadian lain, atau alter ego. Saya? Sepertinya nggak. What you see is what you get, kayak panduan layout CSS di blog. Begitu saja, nggak pake topeng. (Atau yah… mungkin pasang beberapa layer tembok batu tinggi lah seperti yang dibilang segelintir ‘teman’ yang jadi nggak asik lagi.)
Posted in The Human | 6 Comments »
Kenapa Eh, Kenapa?
Kenapa orang-orang di Indonesia heboh sekali dengan pemilu AS yang mengkandidatkan seorang campuran ayah Kenya dan ibu Amrik? Padahal KTP nya toh masih Bintaro, Pamulang, Bekasi, Sleman, Tangerang, Madiun, Mbrosot, Jogja, atau paling bagus Jakarta dan sekitarnya.
Kenapa banyak kaum intelektual bela-belain bikin pin dan emblem bergambar Pak Obama, padahal pas dia SD di Menteng pun mungkin mereka bahkan belum lahir.
Read the rest of this entry »
Posted in The Higher Consciousness | 8 Comments »
*Taking Very Deep Breath*
Why does it have to be this hard for me even to get my essentials? Am I asking too much? And when will I have the chance to exhale? I’m waiting, damn it! I’m so fuckin’ waiting!!!
Posted in The Sin | 6 Comments »
Porn, Anyone?
Belum genap pukul sembilan dan Otong sedang merancap di kamar mandi. Tangannya bergerak cepat menggosok batang genital di selangkangan sambil matanya terpejam. Di dalam kepalanya tergambar perempuan cantik yang semalam dilihatnya melenggang di depan salah satu mall terbesar di Jakarta membawa tas tangan berhuruf LV. Dia membayangkan kulit sewarna pualam berbatas singlet dan celana pendek super imut, sepatu sandal mengalasi kaki lencir, rambut halus sebahu yang bergerak seirama langkah, leher jenjang, dada membusung indah, dan wajah sempurna dengan hidung bangir, mata besar, dan alis melengkung rapi. Apalagi suara renyah dan geligi putih serupa biji mentimun yang sesekali membayang di bibir merah darah saat perempuan tak bernama itu tertawa pada seseorang yang diteleponnya sambil menunggu taksi. Dan Otong mereka adegan, bebas memperlakukan perempuan itu sesuka hati yang tak akan mungkin terjadi di dunia nyata.
Read the rest of this entry »
Posted in The Human | 13 Comments »